Tak Semua Venue di Kalsel Penuhi Standarisasi PON

Tim persiapan Kalsel sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024 telah melakukan pemantauan ke sejumlah venue yang ada di Kalsel. Hasilnya, tak semua venue memenuhi standarisasi PON. Hasilnya, mereka hanya memberikan masukan kepada Pemprov Kalsel guna membenahi venue tersebut.

Menurut Ma”ruful Kahri, salah satu anggota tim persiapan Kalsel sebagai tuan rumah PON XXI 2024, masukan terkait pembenahan venue tersebut juga akan disampaikan kepada tim verifikasi venue PON dari Jakarta yang akan datang ke Kalsel pada 13 Maret nanti.

“Pembenahan yang perlu dilakukan adalah penambahan sejumlah perlengkapan dan peralatan. Misalnya, untuk venue loncat indah dan kolam renang di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) perlu penambahan papan loncat, terutama untuk nomor pertandingan synchro. Selain itu, pada venue lain juga diperlukan pembenahan, antara lain fasilitas untuk menampung penonton,” kata Ma”ruful.

Ditambahkan Ma”ruful, secara keseluruhan pihaknya optimistis venue olahraga di Kalsel bisa memenuhi standarisasi PON. “Setidaknya masih bisa mengejar tingkat standarisasi 30 persen sesuai dengan yang dipersyaratkan tim verifikasi PON. Selebihnya tinggal disempurnakan supaya benar-benar layak untuk menggelar PON,” sambungnya.

Di sisi lain, untuk persiapan kedatangan tim verifikasi PON dari Jakarta, Ma”ruful menyerahkan sepenuhnya kepada Dispora Kalsel dan KONI Kalsel. “Agenda kunjungan ke venue akan segera disusun. Namun, untuk teknis pemantauan yang dilakukan oleh tim verifikasi PON dari Jakarta akan ditangani oleh KONI Kalsel dan Dispora Kalsel,” urainya.

Sementara itu, Kepala Dispora Kalsel, Zakly Asswan menuturkan pihaknya semakin memantapkan koordinasi untuk mendampingi tim verifikasi PON dari Jakarta. “Selain mendampingi dan memantau langsung ke venue, kami juga akan melakukan presentasi di hadapan tim verifikasi PON dari Jakarta,” ucapnya.(sumber radar banjarmasin oza/az/arh)

*

*

Top